Kristalisasi

dari Dicky L. Kaligis

PEMISAHAN CAMPURAN

- Jenis-Jenis pemisahan campuran:
1. Filtrasi (penyaringan)
2. Destilasi (penyulingan)
3. Kromatografi
4. Kristalisasi
- FILTRASI (PENYARINGAN):
Adalah pemisahan yang didasarkan pada perbedaan jenis / besar kecilnya ukuran zat dalam campuran.
Contoh: Menyaring kotoran pada air laut.
Alat-alat:
  • Kertas Saring
  • Corong Kaca
  • Erlenmeyer
- Filtrat : Zat hasil penyaringan
- Residu : Zat sisa penyaringan
- DESTILASI (PENYULINGAN):
Adalah pemisahan campuran zat cair berdasarkan perbedaan titik didih zat-zat cair dalam campurannya.
Contoh: Penyulingan campuran alkohol dan air.
- Destilat : Zat hasil penyulingan
- Residu : Zat sisa penyulingan
- KROMATOGRAFI:
Adalah pemisahan yang di dasarkan pada daya serap dari zat penyerap terhadap zat-zat dalam campuran.
Contoh : Pemisahan warna-warna pada tinta spidol.
Alat-alat:
  • Chamber
  • Kaca Penutup
  • Bubuk Alumina
 
- KRISTALISASI
Adalah proses pembentukan kristal padat dari suatu larutan induk yang homogen.
        Proses ini adalah salah satu teknik pemisahan padat-cair yang sangat penting dalam industri, karena dapat menghasilkan kemurnian produk hingga 100%.
        Contoh : pembuatan gula pasir dari jus tebu/beet, pembuatan kristal pupuk dari larutan induknya, dll.
Jenis-jenis Kristaliser :
1.  Kristaliser Tangki
           Kristaliser yang paling kuno.  Larutan jenuh, panas dibiarkan berkontak dengan udara terbuka dalam tangki terbuka.
2.  Scraped Surface Crystallizers
          Contoh kristaliser jenis ini adalah Swenson-Walker crystallizer. Berupa saluran dengan lebar 2 ft, dengan penampang berbentuk
     setengah lingkaran. Bagian luar dinding dilengkapi dengan jaket pendingin dan sebuah pisau pengeruk yang akan mengambil
     produk kristal yang menempel pada dinding.
3.  Forced Circulating Liquid Evaporator-Crystallizer
          Kristaliser jenis ini mengkombinasikan antara pendinginan dan evaporasi untuk mencapai kondisi supersaturasi.
     Larutan terlebih dulu dilewatkan pemanas HE, kemudian menuju badan kristaliser.
     Di sini terjadi flash evaporation, mengurangi jumlah pelarut dan meningkatkan konsentrasi solute,
     membawa ke kondisi supersaturasi. Selanjutnya larutan ini mengalir melalui area fluidisasi dimana kristal terbentuk melalui
     nukleasi sekunder. Produk kristal diambil sebagai hasil bawah, sedangkan larutan pekat direcycle, dicampur dengan umpan segar.
4.  Circulating Magma Vacuum Crystallizer
          Pada tipe kristaliser ini, baik kristal ataupun larutan disirkulasi diluar badan kristal.
     Setelah dipanaskan larutan akan dialirkan ke badan kristaliser.
     Kondisi vakum menjadi penyebab menguapnya pelarut, sehingga menjadi lewat jenuh.

 

Category: Rangkuman Tags :

One Response to Kristalisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site