KETENAGAKERJAAN (XI IPS)
2
September
- Penduduk: sejumlah orang yang mendiami suatu wilayah di suatu negara.
- Penduduk di luar usia kerja:yang berusia 0-14 dan di atas 64 tahun.
- Penduduk usia kerja:penduduk berusia 15-64 tahun yang mampu bekerja guna menghasilkan barang dan jasa.
- Bukan angkatan kerja: penduduk usia kerja yang tidak bekerja. Misalnya pelajar, ibu rumah tangga, dan yang menerima pendapatan.
- Angkatan kerja: penduduk dalam usia produktif yang sudah bekerja, mencari kerja, atau tidak bekerja.
- Penduduk yang bekerja dibagi dua: full-time (kerja penuh) yang berarti bekerja minimal 35 jam per minggu dan part-time yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu.
- Pengangguranberarti orang yang punya pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan.
Pengangguran menurut penyebabnya dan cara mengatasinya:
- Struktural:disebabkan perubahan struktur ekonomi yang memerlukan kerampilan baru agar dapat menyesuaikan diri dengan teknologi baru.Cara mengatasi: mengadakan pendidikan dan pelatihan, membangun industri padat karya, meningkatkan mobilitas tenaga kerja dan modal.
- Friksional:pengangguran yang bersifat sementara, dikarenakan kurangnya komunikasi antara pencari dan penyedia kerja. Orang yang sedang mencari kerja itu dinamakan pengangguran friksional.Cara mengatasi: mempercepat proses penerimaan kerja, mengusahakan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawaran kerja.
- Musiman: pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Misalnya, petani yang selesai panen tidak punya pekerjaan. Saat itu, petani itu disebut penganggur musiman.Cara mengatasi:menyalurkan informasi tentang lowongan kerja, memberikan pelatihan supaya dapat bekerja saat menunggu musim panen berikutnya.
- Siklis: berkaitan dengan kemunduran ekonomi perusahaan yang mengurangi produksi dan tenaga kerja. Orang-orang yang di-PHK termasuk penganggur siklis.
Cara mengatasi: meningkatkan daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja baru. - Volunteer: sengaja tidak bekerja karena berbagai alasan, misal gaji yang tidak cocok atau memang tidak ingin bekerja.
Pengangguran menurut lama waktu bekerja
- Pengangguran terbuka: situasi di mana seseorang benar-benar tidak bekerja dan berusaha mencari pekerjaan.
- Setengah menganggur:situasi di mana seseorang bekerja, tapi tidak ada kepastian untuk bekerja pada waktu tertentu. Misalnya tenaga kerja lepas (freelancer).
- Pengangguran terselubung:bekerja namun tidak memberikan kontribusi pada output. Misal, di sebuah sanggar batik, ada 3 pengrajin yang dalam sebulan bisa menghasilkan 10 lembar kain batik. Kemudian ditambah 2 pengrajin lagi, namun tetap saja menghasilkan 10 lembar kain. Maka, 2 pengrajin itu adalah penganggur terselubung.
untuk menghitung presentase/tingkat jenis pengangguran tertentu, maka:
Dampak Pengangguran
- Pendapatan nasional dan per kapita menurun.
- Penerimaan negara, terutama melalui pajak penghasilan, menurun.
- Biaya sosial yang ditanggung pemerintah untuk, misalnya, kesehatan dan keamanan, naik.
- Beban psikologis.
Usaha peningkatan mutu
- Pemerintah: mendirikan berbagai pusat pelatihan kerja, meningkatkan mutu Sekolah Menengah Kejuruan, meratakan penduduk dengan trasmigrasi, dan mengendalikan pertumbuhan penduuduk dengan KB.
- Swasta: bekerja sama dengan SMK atau kampus dengan mengadakan kesempatan magang.
- Individu: membekali diri dengan berbagai ketrampilan dan menanamkan jiwa wirausaha.
Sistem Upah yang berlaku di Indonesia
- Permintaan dan penawaran tenaga kerja. Jika tenaga kerja yang butuh pekerjaan banyak, maka upah akan menurun. Sebaliknya, jika tenaga kerja yang tersedia sedikit, maka upah akan meningkat.
- Kesepakatan pemberi dan penerima kerja. Dalam wawancara seleksi kerja, pemberi dan penerima kerja akan melakukan tawar-menawar tentang jam kerja dan upah yang diterima.
- Upah minimum provinsi (UMP).



Bagus banget. Sangat bermanfaat. Makasih @MencobaBelajar
Diperbanyak lagi rangkuman tentang pelajaran IPS yang lainnya. Thanks be4